Posted by: rickyriantoby | September 8, 2008

15 Menit di Istanbul

Final Liga Champion 2005 dikenang karena Liverpool bisa menang meski saat turun minum AC Milan sudah unggul 3-0. Jamie Carragher, dalam otobiografinya, bercerita bagaimana jeda 15 menit setelah babak pertama mengubah penampilan Liverpool di babak kedua.

Seperti dikutip koran Liverpool Echo pada Senin (8/9), dalam otobiografi berjudul “Carra: My Autobiography”, Carragher dan rekan-rekan satu tim masuk ruang istirahat selesai babak pertama dengan perasaan kacau.

Selama 45 menit sebelumnya, AC Milan memperlihatkan sepakbola memikat yang membuat gawang Liverpool kemasukan tiga kali. Harapan Liverpool mendapatkan trofi Liga Champion kelima kalinya seperti menguap.

Carragher merasa dipermalukan dan tidak bisa berbuat apapun. “Saya tidak mampu mengangkat kepala dan melihat wajah-wajah penonton, atau tulisan serta seragam merah di Stadion Ataturk,” tulisnya. “Impian saya menjadi debu.” Read More…

Posted by: rickyriantoby | September 6, 2008

Yang penting menang!

Ya ini kata2 yang keluar dari adikku ketika kami berdua bermain winning eleven semalam. Ini pertandingan yang kesekian kalinya dan harus saya akui saya kalah. Ya suatu pernyataan yang sportif yang keluar dari mulutku, meskipun dengan berat hati.

Permainan kali ini dimulai dengan antar negar, yakni turkk vs argentina. Dan saya pun memegang argentina. Duh kaget nya bukat maen ketika turki mampu membuat gol dengan cara yang tidak  diduga – duga. Emosi pun sempat melayang di kepala, kenapa dengan argentina,team yg kuat,tapi malah keok dgn team gurem kayak turky. Ya akhirnya permainan dilanjutkan lagi. dan kali ini argentina menunjukkan kelasnya. Semua lini dikuasai dan perminan dikontrol. namun dasar sial, turky unggul lewat sebuat counter attack yang cepat.  Setan ( gumamku), kok bisa ?ketinggalan 0 – 1, aku langsung tancap gas, menaikkan tempo permainan. dan semakin kutekan, semakin frustasi, Adikku dengan mudahnya memblok serangan. Dan u know what? lewat sebuah serangan balik mematikkan, kembali gawang ku pun kebobolan lagi , 2 – 0 tuk turky. saya  sampe ngerti dengan permainan team saya. Dengan penuh celoteh, adikku bilang ” nda perlu main bagus, yang penting  menang”!. Sialan aku diguruin lagi dah. Okey,kali ini aku kalah, but its oke, masih ada waktu tuk balasa dendam. Kami akhiri pertandingan itu dengan rasa suka cita,karena adikku bsa mengalahkan ku.

Read More…

Posted by: rickyriantoby | August 28, 2008

Ahhh…. sepeda lagi

Akhirnya saya bersepeda lagi….! untuk sepedaku, kali ini kuberikan namamu “Red”, alias sang pemberani. Ya ne sepeda pnya kenangan tersediri sebelum saya hijrah ke sepeda motor.  Dan akhirnya kembali lagi kayuan kaki diatas pedal diatas jala raya. Kali ini Red  agak pincang dikit,tapi its oke, keinginan dah bulat” ayo sepeda”.  Kenikamatan terasa ketika kecepatan sepeda tidak bisa secepat motor. disinilah kesabaran diatur.  Sepeda pun membuat saya tambah bergairah, karena selalu di perhatikan orang. Maklum ketika bersepeda, saya cukup perkasa dikit ( wekekekekeekkekek,sory rada geer dikit). Bersepeda juga bisa meningkatkan gairah tidur saya  lebih bergairah lelap dan segar.Mari bersepeda, hemat dah sehat….

Older Posts »

Categories